Posted on August 18, 2008 | Category: Review
Dari mantan pengguna narkoba menjadi “superhero”
Sekilas memang Iron Man sejalan dengan superhero dari DC Comics, apalagi kl bukan batman. Pengusaha kaya, yang bisa membeli gadget-nya. Iron Man pun demikian, namun terlepas dari sosoknya yang kaya, Tony stark yang di perankan oleh Robert Downey Jr., adalah seorang playboy kocak sekaligus pemabuk. Dibalik segala kemewahan yang di miliki dia memiliki karakter yang cukup memberikan kesan seorang superhero. Walaupun begitu, dalam film ini, Iron Man memang masih newbie sebagai superhero, bisa anda lihat dari caranya belajar terbang, membenahi baju baja, belajar menembak, dan hal-hal lucu dari kehidupan superhero. Sekali lagi tidak bisa kalian dapat di film superhero lain.
Jalan Cerita
Perjalanan di mulai ketika Tony Stark bersama sahabatnya James Rodey, melakukan percobaan senjata misil Jericho di afganistan. Demonstrasi ini membuat para klien dari Stark Inc. terkagum-kagum, betapa tidak satu rudal saja bisa menghancurkan perbukitan di sekitar areal percobaan tersebut.
Namun dalam perjalanan pulang Tony Stark di culik oleh teroris bernama Ten Rings, yang menginginkan Tony membuat misil Jericho. Penculikan tersebut menyisakan luka serius bagi Tony sehingga tubuhnya harus menggunakan arc reactor ciptaannya untuk memastikan agar pecahan rudal tidak sampai mengenai jantung. Justru dari peristiwa ini, arc reactor menjadi tenaga utama untuk pembuatan armor pertama yang menjadi cikal bakal armor Iron Man. Dengan di temani oleh seorang ilmuwan Dr. Yisen, Tony akhirnya berhasil menggunakan armor tersebut untuk melarikan diri dari markas Ten Rings. Dr. Yisen pun turut menjadi korban dalam pelarian ini, namun justru dengan peristiwa tersebut menyadarkan Tony, bahwa selama ini dia telah menciptakan mesin perang.

Iron Man
Ternyata Tony telah memulai proyek Iron Man sejak lama, terbukti dari ruang rahasia, dan prototipe Iron Man dalam ruang rahasia tersebut. Dan anda akan disuguhi oleh adegan pembuatan Iron Man yang cukup menarik, mulai dari hal2 yang lucu, hingga kecanggihan teknologi perusahaan Stark.
Film ini juga dibubuhi percintaan antara Tony dan sekretarisnya Pepper, walaupun benih cinta itu baru muncul setelah Tony “meniduri” beberapa wanita. Sayang musuh terberat Iron Man dalam film ini hanyalah Iron Monger, bukan mandarin.
Minus
Mungkin karena film ini lebih terfokus pada pembuatan Iron Man dan dianggap sebagai sesi pembuka (semoga menjadi trilogi), sehingga sosok Mandarin yang menjadi musuh utama tidak muncul dalam film ini. Justru konflik internal perusahaan yang lebih ditonjolkan dengan memilih Obadiah Stane sebagai second command dari perusahaan stark menjadi musuh utama (Iron Monger) dengan memanfaatkan blue print pertama rancangan Tony ketika disandra di afganistan oleh teroris Ten Rings. Anda juga hanya bisa melihat prototipe dari War Machine yang nantinya akan digunakan oleh Rodey (semoga muncul di sekuel Iron Man jika ada)
Selain itu adegan action dalam film ini masih terkesan kurang dan kurang menggigit, bahkan cerita pun kedodoran seputar pembuatan Iron Man.

Pertarungan Iron Man dan Iron Monger
Plus
Walaupun minim action, minimal film ini bisa menjadi pembanding dari film-film superhero lain yang terkesan serius dan mengangkan
Dari segi visual efek saya rasa film ini patut di ajungi jempol. Adalah Industrial Light & Magic (ILM) sebuah perusahaan yang juga menangani visual efek dari Transformers, Pirates Caribbian At World’s End, serta The Incredible Hulk yang baru tayang bulai mei kemarin. Jadi anda tidak akan menyesal menonton visual efek dalam film ini.
Pemeranan karakter Tony Stark saya rasa sangat pas diperankan oleh Robert Downey Jr. Selain kocak juga menggambarkan sosok Tony Stark yang penuh kepercayaan diri. Dan Robert Downey Jr. memang bukan artis terkenal, karena artis ini adalah mantan pengguna narkoba dan sempat di penjara. Jadi sebuah keberuntungan baginya berperan menjadi superhero yang jauh dari kehidupannya sebagai mantan pengguna, tapi teteplah kesan playboy dan pemabuk pas untuk karakternya.
Sedikit yang ga saya lihat di film ini
saya baru menyadari hingga akhir film, bahwa yang mengawal Pepper saat dikejar-kejar oleh Obadiah Stane adalah Clark Gregg, agen S.H.I.E.L.D. Dan sangat di sayang kan saya juga tidak dapat melihat adegan pertemuan Nick Fury (pimpinan S.H.I.E.L.D) yang diperankan oleh Samuel L Jackson untuk merekrut Iron Man kedalam tim The Avengers
Hubungan dengan Film lain
Kedatangan S.H.I.E.L.D dan nama The Avengers juga menjadi teka-teki dalam film The Incredible HulkThe Incredible Hulk (Tony Stark muncul dalam film ini), dan film The Evengers yang gosipnya akan tayang 2011.
Director : Jon Favreau
Writers : Mark Fergus (screenplay) & Hawk Ostby (screenplay)
Rilis : 30 April 2008 (Indonesia)
Pemeran :
Robert Downey Jr. (Tony Stark / Iron Man), Terrence Howard (Col. James ‘Rhodey’ Rhodes), Jeff Bridges (Obadiah Stane / Iron Monger), Gwyneth Paltrow (Pepper Potts), Shaun Toub (Dr. Yinsen), Faran Tahir (Raza/Ten Rings).
September 1st, 2008 at 7:18 am
Kalau tokoh2 di atas ketemu semua bakal keren juga ya. Punisher bsia muncul lagi .. tapi klo film isinya terlalu banyak jagoan jadi gk asik lagi :p
Captain America ada gk sih filmnya?